Diduga Mabuk SPG Cantik Menabrak Driver Ojek Online Hingga Kakinya PUtus

oleh

Suaraanalisa.com – Tiara Ayu Fauziah, model cantik sekaligus sales promotion girl (SPG) kini tengah menjadi bahan pembicaraan utama.

Betapa tidak, si cantik ini diketahui menabrak driver ojek online hingga kakinya putus.
Parahnya lagi, Tiara diduga mabuk ketika mengendarai mobilnya hingga akhirnya menabrak si driver ojek online.

Kecelakaan yang melibatkan pengendara mobil mewah dan driver ojek online (ojol) menjadi viral di media sosial.

Akibat kecelakaan yang terjadi di kawasan lampu merah Harmoni, Jakarta Pusat Selasa (10/4/2018) dini hari, driver ojol harus kehilangan satu kakinya.

Satu kaki driver ojol tersebut dilaporkan putus.

Wanita itu bahkan sempat hendak kabur dan marah-marah ketika diamankan petugas kepolisian.

Aksi pelaku melarikan diri dihentikan oleh sekelompok pengemudi ojol yang saat itu ada di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, mobil wanita tersebut melaju kencang dan menabrak pengemudi ojek online yang searah.

“Mau ke arah Harmoni atau ke Monas, motor dari sana pelan, dari Gajah Mada kenceng langsung ditabrak, lampu emang hijau tapi kenceng,” ujar Sukardi, seorang saksi mata

“Jadi mobil mau nyalip, cuma dihajar langsung dari belakang,” lanjutnya.
Setelah digiring dan dibawa petugas ke Pos Polisi Monas, wanita itu juga sempat marah-marah.

Wanita tersebut dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk melakukan pemeriksaan apakah berada di bawah pengaruh alkohol atau tidak.

Pelaku penabrakan tersebut diduga bernama Tiara Ayu fauziah. Tiara berprofesi sebagai model. Dia bekerja sambil kuliah. Wanita kelahiran 29 Agustus 1993 tersebut pernah menjadi model pada usia 14 tahun. Dia juga pernah menjadi model majalah dan talen film.

Tiara Ayu Fauziah (25), sales promotion girl (SPG) yang menabrak driver ojek online (ojol) hingga kaki korban putus, tidak ditahan.

Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, hal tersebut lantaran pelaku dinilai kooperatif.

“Tidak ditahan, karena yang bersangkutan kooperatif,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra saat dikonfirmasi, Rabu (11/4/2018).
“Yang bersangkutan (Tiara) kerja sebagai SPG,” singkat Halim.

Keluarga Tiara juga telah melakukan mediasi kepada keluarga Nur, driver yang menjadi korban kecelakaan.

Kabar mengenai permintaan damai keluarga Tiara ini juga telah disampaikan polisi, meski tidak secara lengkap.

“Sudah dilakukan mediasi dengan keluarga korban,” kata Halim.

Dalam kasus ini, Tiara dikenai Pasal 310 ayat (3) Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Ancaman hukuman maksimal 5 tahun, atau denda paling banyak Rp10 juta,” terang Halim.

Namun, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Tiara tetap tidak ditahan.

Sebelumnya diberitakan, wanita cantik itu diduga mabuk saat mengendarai BMW dan menabrak Nur.

Dalam video yang viral, Tiara terlihat marah-marah lalu memelankan suaranya membujuk polisi.

Akibat kecelakaan di Jalan Hayam wuruk, persimpangan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) itu, kaki Nur patah.

Kini korban sedang menjalani perawatan medis di RSCM Salemba, Jakarta Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *