Diduga Akan Melakukan Aksi Tawuran Dengan Membawa Parang, 15 Bocah SD Digiring Pihak Kepolisian

oleh

Suaraanalisa.com – Sebanyak 15 bocah lelaki yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) digiring ke Mapolres Purwakarta lantaran membawa berbagai jenis senjata tajam (sajam). Aneka sajam itu diduga kuat akan dipakai menyerang sekolah lain.

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan pengungkapan itu bermula dari laporan Babinsa Sindang Kasih Pelda Herry Z. Herry menginformasikan telah memergoki sekelompok anak SD hendak tawuran.

Anak SD berpakaian bebas yang mayoritas kelas 6, menurut Truno, diamankan petugas di Kampung Baranangsiang, RT 59 RW 16, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jumat (20/4), sekitar pukul 10.00 WIB.

“15 anak itu membawa senjata tajam berbagai jenis diduga hendak menyerang terhadap pelajar SD lain,” tulis Truno dalam pesan singkat yang diterima suaraanalisa.com, Minggu (22/4/2018).

Terkait laporan tersebut anggota Polsek Purwakarta Kota bersama Babinsa Pelda Herry langsung membawa 15 bocah dari tiga SD berbeda ini ke kantor polisi untuk didengar keterangannya. “Ditemukan empat parang, satu gir motor dengan tali gesper, lima celurit rakitan, dua golok, dua gesper dan dua besi tumpul,” kata Truno.

Usai dilakukan pemeriksaan, anak-anak tersebut menjalani proses pembinaan. Aparat memanggil pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, pihak sekolah, orang tua 15 bocah SD dan aparat kewilayahan setempat.

“Setelah dilakukan pembinaan terhadap siswa, kemudian kita serahkan mereka ke pihak sekolah dan orang tua,” kata Truno yang juga mantan Kapolres Purwakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *