Seorang Siswi di Lampung Menggungkap kronologi Pemerkosaan Terhadap Dirinya Yang Dilakukan Oleh 8 Orang Tersangka Termasuk Ayah dan Pamannya Sendiri

oleh

Suaraanalisa.com – Seorang siswi SMA di Lampung Utara menjadi korban pemerkosaan beberapa orang.

Mirisnya, korban sebut saja Bunga (17) telah menjadi korban pemerkosaan orang-orang terdekatnya, termasuk ayah kandung, paman dan teman ayahnya, dan lima orang lainnya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Donny Kristian Bara’langi mengatakan, peristiwa yang terjadi sejak 2017 itu terbongkar usai korban bercerita apa yang dilaminya kepada bibinya.

Bibinya lalu menceritakan hal tersebut pada ibu kandung korban yang kemudian melapor polisi.

Donny mengungkapkan, korban menceritakan kronologi kejadian dengan cara menulisnya di kertas.

Usai kejadian itu, kedua orangtua korban pun bercerai.

Iz, ibu kandung korban pun meminta kasus pemerkosaan tersebut diusut tuntas dan lima pelaku lainnya segera ditangkap.

Menurut Iz, kejadian itu membuat anaknya trauma dan ketakutan bahkan belum bisa berbicara normal.

”Anak saya masih trauma. Kesehariannya masih lemah dan belum dapat berbicara normal betul. Kadang saya bertanya mau apa. Kalau ada apa-apa bilang sama Ibu, nanti Ibu lapor ke polisi. Anak saya langsung bilang, ‘Yes semangat’,” kata Iz.

Berdasarkan cerita korban, polisi menangkap 3 pelaku.

“Saya dan anggota sudah ketahui pelaku lainnya. Namun, masih dirahasiakan untuk proses penyelidikan,” katanya dikutip dari TribunLampung.co.id.

Polisi pun menangkap 3 pelaku, yaitu ayah kandung korban berinisial Da, paman korban berinisial Ma dan teman Da berinisial Ng.

Pihaknya mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku lainnya.

Da diketahui juga pernah menjual anaknya demi membayar hutang Rp775 ribu kepada Ng.

Kejadian serupa anak diperkosa ayah kandung pernah terjadi sebelumnya di Jonggol, Bogor, Jawa Barat.

LC (13) yang masih SMP diperkosa ayahnya MS (40).

Melansir TribunnewsBogor.com, pelaku telah melakukan perbuatan bejatnya sejak 3 tahun lalu atau saat korban masih 10 tahun.

LC akhirnya berani mengungkap kejadian yang menimpanya itu pada 9 Juli 2018.

Pihak keluarga pun telah melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *