Wednesday, November 19, 2025

Masih Layakkah Zaki Firmansyah Jabat Kepala BC Batam? Menkeu Purbaya Diminta Evaluasi

Batam, Suaraanalisa.com – Kepemimpinan Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah mulai mendapat sorotan.

Kinerjanya mulai disorot seiring maraknya kasus dugaan penyelundupan barang impor ilegal yang masuk ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Meski mengungkap beberapa kasus, namun masih maraknya penyelundupan barang impor ilegal termasuk ballpres dan limbah B3 elektronik yang masuk ke Batam secara ilegal memantik pertanyaan akan kepemimpinannya di Bea Cukai Batam.

Limbah Elektronik Impor

Salah satu kasus yang mencolok yakni masuknya limbah B3 berupa limbah elektronik impor asal Amaerika Serikat. Limbah yang awalnya hanya sekitar 70 kontainer, hanya dalam tempo sekitar dua pekan melonjak menjadi 479 kontainer.

Petugas Bea Cukai dinilai tidak melakukan langkah antisipasif dan tindakan tegas di lapangan sehingga jumlah limbah elektronik impor yang masuk ke Batam terus bertambah dan bebas masuk ke KPBPB Batam.

Ratusan kontainer limbah elektronik itu didatangkan oleh tiga perusahaan importir.

Barang impor bekas dan ballpres

Selain limbah B3, belum lama ini berbagai jenis barang impor bekas, termasuk ballpress  dalam kontainer juga masuk ke Batam. Barang impor itu diamankan jajaran Polresta Batam, di Pelabuhan Dapur 12, Sagulung.

Lima truk kontainer berisi muatan barang impor bekas dan ballpress diamankan polisi. Penangkapan itu dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Abidin.

Ironisnya, barang-barang itu masuk ke Batam luput dari pemeriksaan Bea Cukai. Padahal mereka adalah pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan.

Tak pelak, Bea Cukai ‘terseret’ dalam kasus tersebut dan dipanggil untuk dimintai keterangan. Kombes Pol Zaenal memastikan memanggil Bea Cukai Batam untuk diperiksa. Hal ini menyiratkan, Bea Cukai di bawah kepemimpinan Zaky dinilai tidak tegas. Masih pandang bulu dalam mengungkap kasus.

Bukan hanya barang impor bekas, tetapi belum lama ini publik dikejutkan dengan penemuan dan peredaran mikol tanpa pita cukai di salah satu THM, ratusan kontainer limbah elektronik, dan berbagai produk dan barang impor lainnya.

Seorang sumber menyebutkan bahwa penyelundupan barang impor bekas, termasuk aneka jenis ballpress bukan barang baru di Batam.

“Publik di Batam sudah pasti ada yang tahu siapa yang bermain di bisnis (ballpress) ini,” kata sumber kepada wartawan.

Pemainnya, sebut dia, ada pengusaha. “Ada oknum pengusaha, silakan ditelusuri,” singkatnya.

Pihaknya menyoroti kinerja pimpinan Bea Cukai Batam yang terkesan melakukan pembiaran, terutama pada barang impor bekas ke Batam.

“Pelabuhan tikus di Dapur 12 Sagulung adalah salah satu tempat maraknya barang-barang ilegal masuk, termasuk ballpress ke Batam. Pertanyaannya, kenapa pimpinan Bea Cukai Batam tidak melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara ketat di sana, justru polisi yang bergerak mengungkap kasus penyelundupan tersebut?” ungkapnya.

Dugaan Pungli Kontainer

Tidak hanya itu, publik juga dikejutkan oleh dugaan pungli Rp20 juta per kontainer yang belum lama ini diungkap oleh Menteri Keuangan Purbaya.

Hal itu mencuat saat Menkeu Purbaya membacakan aduan dan laporan dari warga bahwa ada pungli Rp20 juta per kontainer asal Batam yang diamankan oleh Bea Cukai. Kontainer dimaksud adalah kontainer-kontainer yang dikirim dari Batam. Kemenkeu masih mendalami kasus tersebut dan tak menutup kemungkinan menindak oknum Bea Cukai yang terlibat.

Kinerja Bea Cukai Batam yang juga dinilai ‘serampangan’ dalam mengungkap kasus juga berdampak pada kehidupan masyarakat. Warga yang masih bergantung pada kebutuhan pokok dari luar juga mulai resah.

Keresahan dipicu karena terbatasnya stok bahan pangan di sejumlah pusat perbelanjaan, pasar dan swalayan. Kelangkaan bahan pangan akhirnya memicu harga bahan pokok naik sehingga hal ini bisa berdampak pada kehidupan warga Batam.

“Mulai ada kelangkaan beberapa bahan pokok. Harga-harga juga mulai pada naik,” ungkap Bu Arni, warga Taman Raya Batam Centre, Kota Batam. (*)

Related Articles

Latest Articles