Tuesday, January 27, 2026

Kapolda Kepri Himbau Seluruh Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Batam, Suaraanalisa,com – Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika yang berkembang belakangan ini.

Pasalnya, belakangan ini banyak narasi yang berkembang yang berpotensi membuat masyarakat terpecah.

“Batam adalah rumah bersama bagi beragam suku, agama, budaya, dan latar belakang. Perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun harus disikapi dengan kepala dingin, hati yang jernih, serta semangat persaudaraan,” ujar Irjen Pol Asep Safrudin, Senin (26/1/2026) siang.

Ia menyampaikan, situasi yang muncul akhir-akhir ini memang menimbulkan beragam reaksi emosional, baik dari unsur pimpinan daerah maupun masyarakat.

Namun demikian, Kapolda menegaskan pentingnya menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan ujaran yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolda, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang terus bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Setiap pernyataan dan sikap yang muncul harus dipahami sebagai bagian dari dinamika pemerintahan yang akan dievaluasi melalui mekanisme yang berlaku.

Irjen Pol Asep Safrudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, hingga seluruh warga Batam, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Mari kita kedepankan dialog, musyawarah, dan komunikasi yang sehat, bukan emosi, ujaran kebencian, atau adu domba,” katanya.

Ia menekankan bahwa Batam dibangun atas semangat kebersamaan. Stabilitas keamanan dan kedamaian menjadi modal utama agar pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik.

“Jangan biarkan perbedaan pandangan merusak persaudaraan yang telah lama terjalin. Mari kita jaga Batam tetap aman, damai, dan harmonis. Batam kuat karena persatuan, Batam maju karena kebersamaan,” pungkas Kapolda Kepri.(*)

Batam, Suaraanalisa,com – Insiden kebakaran kapal kembali terjadi di area PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Minggu (25/1/2026). Diketahui, kapal tersebut bernama MV Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudera (ETSA).

Dalam insiden ini, pihak PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) selaku pihak yang bertanggung jawab atas kapal tersebut, mengungkap sejumlah kesaksian saat peristiwa kebakaran itu berlangsung.

General Manager Business Support PT Elnusa Trans Samudera, Sigit Pramudyo mengatakan bahwa perihal terbakarnya boat deck MV Elsa Regent di area galangan ASL Shipyard, PT Elnusa Trans Samudera menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

“Dalam insiden ini, MV Elsa Regent tidak dalam proses operasional (standby).Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut dan penyebab kejadian dalam proses investigasi bersama,” ungkap Sigit Pramudyo dalam keterangan tertulisnya.

Sigit menjelaskan, terbakarnya boat deck kapal MV Elsa Regent terjadi pada pukul 14.19 Wib dan kobaran api berhasil di padamkan sepenuhnya pukul 16.10 Wib.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali, perusahaan lebih lanjut melakukan proses investigasi dan mengambil tindakan yang diperlukan berdasarkan hasil investigasi tersebut.

“Kami memastikan kejadian tersebut tidak menggangu kinerja opersional dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizki Subageyo juga mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih proses penyelidikan mendalam dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” tutup AKP Bayu Rizki Subageyo. (*)

Related Articles

Latest Articles