Friday, April 24, 2026

Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Antisipasi Gejolak Kenaikan BBM

Pekanbaru, Suaraanalisa.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meminta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan situasi kamtibmas akibat situasi geopolitik global yang memanas. Salah satunya mengantisipasi gejolak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan makanan pokok.

Hal itu disampaikan oleh Irjen Herry Heryawan saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Siak. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau serta Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dan personelnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan arahan tegas bertema ‘Sense of Crisis dan Strategi Pemolisian Adaptif’. Kapolda meminta agar seluruh jajarannya memahami isu-isu global yang saat ini membuat dunia sedang berada dalam fase ketidakpastian.

Kita harus memiliki kemampuan global security. Ketegangan geopolitik internasional seperti konflik Amerika-Israel dan Iran, hingga penutupan Selat Hormuz, berpotensi mengganggu pasokan energi dunia dan menaikkan harga kebutuhan pokok,” tegas Kapolda, Selasa (21/4/2026).

Kapolda menjabarkan bahwa indikator utama anggota Polri yang memiliki sense of crisis adalah mereka yang tidak menunggu perintah, proaktif melapor, dan mampu berpikir prediktif

Dampaknya bukan saja di tingkat global dan regional, tetapi sudah terasa di negara kita, di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak. Ketegangan geopolitik mengakibatkan terganggunya pasokan energi dunia yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok,” ujar Irjen Herry.

Menyikapi hal tersebut, jenderal bintang dua ini menginstruksikan kepada jajaran untuk membangun micropolicing Bhabinkamtibmas hingga ke tingkat RT dan RW.

Ia juga meminta seluruh jajarannya agar berkolaborasi secara aktif dengan pihak TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, ia juga meminta jajarannya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai upaya deteksi dini mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kenaikan BBM dampaknya sudah terasa walaupun itu bukan BBM subsidi, banyak kenaikan bahan pokok dan itu perlu peran kolaboratif Polres, Dandim, Pemkab, bagaimana agar bisa hadir langsung di tengah-tengah masyarakat mendengarkan curhatan, masukan dari masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Rangkaian kunjungan Kapolda dan rombongan diawali dengan melakukan ziarah ke makam para tokoh besar sejarah Riau. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Makam Raja Kecik di Kampung Buantan Besar, yang didampingi langsung oleh juru kunci Edi Subandi dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian ziarah dilanjutkan ke Makam Sultan Syarif Kasim (SSK) II di Kelurahan Kampung Dalam. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan Polri terhadap nilai-nilai perjuangan dan budaya yang menjadi fondasi masyarakat di Bumi Lancang Kuning.(*)

Related Articles

Latest Articles